Tag Archive: aqidah


Iklan

โœดAQIDAHโœด

โœณUshul Tsalatsah (bag.2)โœณ

๐Ÿ“”Matan:

โ™ฆู‚ุงู„ ุงู„ุฅู…ุงู… ุงู„ุนู„ุงู…ุฉ ุงู„ู…ุฌุฏุฏ ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุนุจุฏุงู„ูˆู‡ุงุจ ุนู† ุงู„ุฃุตูˆู„ ุงู„ุซู„ุงุซุฉ ูˆุฃุฏู„ุชู‡ุง ูู‚ุงู„:

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…
ุงุนู„ู… ุฑุญู…ูƒ ุงู„ู„ู‡ ุฃู†ู‡ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู†ุง ุชุนู„ู… ุฃุฑุจุน ู…ุณุงุฆู„:
ุงู„ุฃูˆู„ู‰: ุงู„ุนู„ู…ุŒ ูˆู‡ูˆ ู…ุนุฑูุฉ ุงู„ู„ู‡ุŒ ูˆู…ุนุฑูุฉ ู†ุจูŠู‡ุŒ ูˆู…ุนุฑูุฉ ุฏูŠู† ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุจุงู„ุฃุฏู„ุฉ.

๐Ÿ”ถ Berkata Penulis (yakni Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rahimahullah):

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Saudaraku, Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada anda.

Ketahuilah, bahwa WAJIB bagi kita untuk mendalami empat masalah, yaitu :

โœ…1.Ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalilnya.

๐Ÿ“ข Penjelasan Ringkas:

โฉPenulis Rahimahullah memulai kitabnya dengan membaca basmalah sebagai bentuk dari meneladani kitabullah yang setiap surat di dalamnya dimulai dengan basmalah, kecuali surat At-Taubah. Hal ini juga merupakan bentuk ittibaโ€™ beliau kepada sunnah Rasulullah โ€“shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-, dimana Rasulullah-shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- pada surat-surat yang beliau kirimkan kepada para raja dunia beliau memulai surat tersebut dengan ungkapan basmalah. Hal ini juga merupakan kebiasaan para ulama dari masa ke masa, semoga Alloh merahmati mereka semuanya.

โฉ Makna Ilmu adalah mengetahui petunjuk dengan dalilnya. Dan yang dimaksud ilmu disini adalah ilmu agama (Ilmu Syarโ€™i). Maka wajib bagi setiap muslim untuk memelajari ilmu yang dibutuhkan dalam menegakkan agamanya seperti landasan keimanan, puasa, sholat, dan hal-hal lain yang tidak akan sempurna suatu kewajiban dengan perkara itu maka wajib untuk dipelajari juga.

โฉ Dalil yang menunjukkan wajibnya menuntut ilmu adalah hadits dari Anas Bin Malik โ€“radhiyallahu โ€˜anhuโ€“ bahwa Rasulullah- Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda:
ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูุฑูŠุถุฉ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ุณู„ู…
โ€œ Menuntut Ilmu Itu Wajib Atas Setiap Muslim โ€œ. (Hadits ini diriwayatkan oleh imam Bukhari)

โฉSyaikh mengkhususkan tiga perkara ini karena ketiganya merupakan landasan utama yang mana Islam tidak akan tegak kecuali di atasnya. Dan seorang hamba akan ditanyai tentang tiga perkara ini dalam kuburnya kelak. Seorang manusia jika sudah mengetahui Rabbnya, Nabinya dan agamanya dengan dalil-dalil maka sempurnalah agamanya . Dalilnya adalah Hadits Imam Abu Dawud rahimahullah

ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุจูŽุฑูŽุงุกู ุจู’ู†ู ุนูŽุงุฒูุจู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฎูŽุฑูŽุฌู’ู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ููู‰ ุฌูŽู†ูŽุงุฒูŽุฉู ุฑูŽุฌูู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑู ููŽุงู†ู’ุชูŽู‡ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู ูˆูŽู„ูŽู…ูŽู‘ุง ูŠูู„ู’ุญูŽุฏู’ ููŽุฌูŽู„ูŽุณูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูˆูŽุฌูŽู„ูŽุณู’ู†ูŽุง ุญูŽูˆู’ู„ูŽู‡ู ูƒูŽุฃูŽู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุกููˆุณูู†ูŽุง ุงู„ุทูŽู‘ูŠู’ุฑู ูˆูŽููู‰ ูŠูŽุฏูู‡ู ุนููˆุฏูŒ ูŠูŽู†ู’ูƒูุชู ุจูู‡ู ููู‰ ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ููŽุฑูŽููŽุนูŽ ุฑูŽุฃู’ุณูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ : ุงุณู’ุชูŽุนููŠุฐููˆุง ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจู ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู. ู…ูŽุฑูŽู‘ุชูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽูˆู’ ุซูŽู„ุงูŽุซู‹ุง โ€“ ุฒูŽุงุฏูŽ ููู‰ ุญูŽุฏููŠุซู ุฌูŽุฑููŠุฑู ู‡ูŽุง ู‡ูู†ูŽุง โ€“ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ : ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูŠูŽุณู’ู…ูŽุนู ุฎูŽูู’ู‚ูŽ ู†ูุนูŽุงู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูุฐูŽุง ูˆูŽู„ูŽู‘ูˆู’ุง ู…ูุฏู’ุจูุฑููŠู†ูŽ ุญููŠู†ูŽ ูŠูู‚ูŽุงู„ู ู„ูŽู‡ู : ูŠูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูŽู†ู’ ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุฏููŠู†ููƒูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู†ูŽุจููŠูู‘ูƒูŽ. ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‡ูŽู†ูŽู‘ุงุฏูŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ูˆูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠู‡ู ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุงู†ู ููŽูŠูุฌู’ู„ูุณูŽุงู†ูู‡ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู ู„ูŽู‡ู : ู…ูŽู†ู’ ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ุฑูŽุจูู‘ู‰ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู. ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู ู„ูŽู‡ู : ู…ูŽุง ุฏููŠู†ููƒูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ุฏููŠู†ูู‰ ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ู. ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู ู„ูŽู‡ู : ู…ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุจูุนูุซูŽ ูููŠูƒูู…ู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ู‡ููˆูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…-. ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู : ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูุฏู’ุฑููŠูƒูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ู‚ูŽุฑูŽุฃู’ุชู ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ููŽุขู…ูŽู†ู’ุชู ุจูู‡ู ูˆูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ู’ุชู. ุฒูŽุงุฏูŽ ููู‰ ุญูŽุฏููŠุซู ุฌูŽุฑููŠุฑู : ููŽุฐูŽู„ููƒูŽ ู‚ูŽูˆู’ู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽุฒูŽู‘ ูˆูŽุฌูŽู„ูŽู‘ (ูŠูุซูŽุจูู‘ุชู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง). ุงู„ุขูŠูŽุฉูŽโ€ฆ
Dari al-Baraโ€™ bin โ€˜Azib radhiyallahuโ€™anhu. Dia berkata: Suatu saat kami keluar bersama Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam untuk mengiringi jenazah salah seorang lelaki dari kaum Anshar. Ketika kami sampai di kubur dan jenazah itu telah dikuburkan maka Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pun duduk dan kami pun ikut duduk di sekitar beliau, dan seolah-olah saat itu di atas kami ada burung. Di tangan beliau ada sebilah tongkat kayu yang beliau pukul-pukulkan ke tanah lalu beliau mengangkat kepalanya ke langit seraya mengatakan, โ€œMintalah perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.โ€ Beliau mengucapkannya dua atau tiga kali. Di dalam hadits Jarir terdapat tambahan โ€œNah, di sinilah.โ€Dan beliau melanjutkan, โ€œSesungguhnya dia mampu mendengar suara sandal-sandal mereka saat mereka berbalik untuk pulang. Ketika itulah ditanyakan kepadanya, โ€˜Wahai orang ini, siapakah Rabbmu, apakah agamamu, dan siapa Nabimu?’โ€ Hannad berkata: Beliau mengatakan, โ€œDatanglah dua malaikat yang mendudukkannya lalu menanyakan kepadanya, โ€˜Siapa Rabbmuโ€™ lalu dia pun menjawab, โ€˜Rabbku adalah Allahโ€™. Lalu mereka berdua bertanya kepadanya, โ€˜Apa agamamuโ€™ dan dia pun menjawab, โ€˜Agamaku Islamโ€™. Lalu mereka kembali bertanya, โ€˜Siapakah lelaki ini yang telah diutus di tengah-tengah kalianโ€™. Maka dia menjawab, โ€˜Dia adalah Rasulullah -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-.โ€™ Lalu mereka berdua bertanya, โ€˜Ilmu apa yang kamu ketahui?โ€™ Maka dia menjawab, โ€˜Aku membaca Kitabullah, aku beriman dan membenarkannya.โ€™ Di dalam hadits Jarir terdapat tambahan, โ€œItulah maksud dari firman Allah โ€˜azza wa jalla (yang artinya), โ€˜Allah akan meneguhkan orang-orang yang beriman dst.โ€™โ€ฆโ€ (HR. Abu Dawud, dinyatakan sahih oleh al-Albani)

โฉ Mengenal Allah maksudnya adalah mengenal Allah dengan mempelajari ayat-ayat syarโ€™i yang tertuang dalam Al-Qurโ€™an dan Sunnah Rasulullah โ€“shallallohu โ€˜alaihi wa sallamโ€“ serta mempelajari tanda-tanda kebesaran Allah pada makhluk-Nya maka sebuah pengenalan berkonsekuensi untuk menerima semua syariat yang Allah turunkan dan menaatiNya, serta berhukum dengan syariatNya yang diturunkan kepada RasulNya Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

โฉ Mengenal Rasulullah โ€“shallallohu โ€˜alaihi wa sallamโ€“ adalah unsur pokok dalam agama ini, karena beliau adalah penyampai risalah dari Allah Taโ€™ ala. Pengenalan ini melazimkan seseorang agar menerima semua yang dibawa oleh Rasulullah โ€“shallallohu โ€˜alaihi wa sallamโ€“ dari Allah Taโ€™ala berupa hidayah dan agama yang benar

โฉ Islam memiliki 2 makna yaitu makna secara umum dan khusus. Islam bermakna Umum yaitu beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukannya, dan inilah agama para nabi. Allah -Subhanahu Wa Taโ€™ala- berfirman tentang Taurat dan Bani Israil
ูŠูŽุญู’ูƒูู…ู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ูˆู†ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุณู’ู„ูŽู…ููˆุง
โ€œyang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allahโ€ [Al-Maidah : 44]

โฉ Adapun makna Islam secara khusus adalah agama yang dengannya Allah Taโ€™ala mengutus Nabi-Nya Muhammad yang merupakan agama terakhir dan tidak diterima agama apapun selain Islam. Allah berfirman :

ูˆูŽู…ูŽู† ูŠูŽุจู’ุชูŽุบู ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ู ุฏููŠู†ุงู‹ ููŽู„ูŽู† ูŠูู‚ู’ุจูŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุงุณูุฑููŠู†ูŽ
โ€œBarangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugiโ€ (Ali-Imron ayat 85)

ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุฃูŽูƒู’ู…ูŽู„ู’ุชู ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฏููŠู†ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุชู’ู…ูŽู…ู’ุชู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู†ูุนู’ู…ูŽุชููŠ ูˆูŽุฑูŽุถููŠุชู ู„ูŽูƒูู…ู ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ูŽ ุฏููŠู†ุงู‹

โ€œPada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu niโ€™mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimuโ€ (Al-Maidah ayat 3)

โฉ Al-Adillah yaitu bentuk jamak dari dalil. Dalil artinya petunjuk untuk mencapai hal yang diinginkan. Dalil tersebut terbagi dua: samโ€™iy yaitu yang ditetapkan melalui wahyu dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah. Atau โ€˜aqly (argumentasi logis) yaitu yang diketahui melalui hasil penelitian dan pengamatan. Akan datang pembahasannya pada pertengahan kitab ini.

——————————————-
๐Ÿ  Riyadh
๐Ÿ“† 20 Dzulqadah1436/ 4 september 2015

โœ Mohammad Affan Basyaib
S1 pendidikan Ilmu Alquran
King Saud University Riyadh KSA

๐Ÿ“ฑ@affan_basyaib
๐Ÿ’ปaffanbasyaib.wordpress.com