Latest Entries »

๐Ÿ’Ÿ AQIDAH ๐Ÿ’Ÿ

โœณIntisari Tauhid (3) โœณ

PERINTAH UNTUK BERTAUHID DAN BERBUAT BAIK KEPADA ORANG TUA

Allah Taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู‚ูŽุถูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ุฃูŽู„ูŽู‘ุง ุชูŽุนู’ุจูุฏููˆุง ุฅูู„ูŽู‘ุง ุฅููŠูŽู‘ุงู‡ู ูˆูŽุจูุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู‹ุง

โ€œDan Rabb-mu telah memerintahkan kalian, โ€œJanganlah kalian beribadah, kecuali hanya kepada-Nya, dan hendaknya kalian berbuat baik kepada kedua orang tua (kalian) dengan sebaik-baiknya โ€ฆ.โ€ [Al-Isrรข`: 23]

Ayat ini adalah pengabaran bahwa Allah Subhรขnahu wa Taโ€™รขlรข telah memerintahkan dan mewasiatkan melalui lisan-lisan para rasul-Nya agar hanya Dia semata yang disembah, tidak ada yang disembah selain-Nya. Begitu juga wasiat agar seorang anak berbuat baik kepada kedua orang tuanya, melalui ucapan atau perbuatan, serta tidak berbuat jelek kepada kedua (orang tua)nya karena kedua (orang tua)nyalah yang telah memelihara dan mendidiknya ketika masih kecil dan lemah sampai dia menjadi kuat dan dewasa.

๐Ÿ”ถFaedah Ayat

1. Bahwasanya tauhid itu adalah kewajiban yang pertama kali Allah perintahkan, juga merupakan kewajiban yang pertama atas hamba.

2. Kandungan kalimat Lรข Ilรขha Illallรขh berupa peniadaan dan penetapan, yang padanya terdapat dalil yang menunjukkan bahwa tauhid tidak akan tegak, kecuali dibangun di atas nafi dan itsbat (meniadakan peribadahan kepada selain Allah dan menetapkan ibadah hanya untuk Allah saja) sebagaimana (penjelasan) yang telah berlalu.

3. Besarnya hak kedua orang tua. Allah mengikutkan hak kedua (orang tua) tersebut kepada hak-Nya, dan hak tersebut ada pada tingkatan kedua.

4. Kewajiban berbuat baik kepada kedua orang tua dengan segala jenis kebaikan, sebab Allah tidak mengkhususkan satu jenis kebaikan tanpa yang lainnya.

5. Keharaman durhaka terhadap kedua orang tua.

[Diringkas dari Kitab Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid karya Syaikh Shalih Al-Fauzan]

Lihat postingan-postingan sebelumnya di affanbasyaib.wordpress.com

Iklan

๐Ÿ’ŸAQIDAH๐Ÿ’Ÿ

โœณIntisari Tauhid (2) โœณ

DAKWAH PARA RASUL ADALAH DAKWAH TAUHID

Allah Taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุจูŽุนูŽุซู’ู†ูŽุง ูููŠ ูƒูู„ูู‘ ุฃูู…ูŽู‘ุฉู ุฑูŽุณููˆู„ุงู‹ ุฃูŽู†ู ุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽุงุฌู’ุชูŽู†ูุจููˆุง ุงู„ุทูŽู‘ุงุบููˆุชูŽ

โ€œDan sesungguhnya, Kami telah mengutus rasul pada setiap umat (untuk menyerukan), โ€˜Beribadahlah kepada Allah (semata) dan jauhilah thaghut.โ€™.โ€ [An-Nahl: 36]

Allah Subhรขnahu wa Taโ€™ala telah mengabarkan bahwa Dia telah mengutus seorang rasul pada setiap umat dan kurun manusia, yang mengajak kepada manusia untuk beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan peribadahan kepada selain-Nya. Allah terus mengutus para rasul-Nya kepada manusia sejak terjadinya kesyirikan pada bani Adam pada zaman Nabi Nuh hingga Allah menutup para nabi dengan Muhammad shallallรขhu โ€˜alaihi wa sallam.

Faedah Ayat

1. Sesungguhnya hikmah pengutusan para rasul adalah untuk berdakwah menyeru kepada tauhid dan melarang dari kesyirikan.

2. Sesungguhnya agama para nabi adalah satu, yaitu memurnikan peribadahan kepada Allah dan meninggalkan kesyirikan, meskipun syariat mereka berbeda-beda.

3. Bahwa risalah (tauhid) ini berlaku untuk setiap umat dan hujjah telah tegak bagi seluruh umat manusia.

4. Ayat di atas menerangkan keagungan perkara tauhid dan bahwa tauhid wajib atas seluruh umat.

5. Di dalam ayat ini, terdapat kandungan kalimat Lรข Ilรขha Illallรขh berupa penafian (peniadaan) dan itsbat (penetapan). Hal ini menunjukkan bahwa tauhid tidak dapat ditegakkan, kecuali dengan keduanya (nafi dan itsbat). Adapun nafi saja, itu bukanlah penauhidan. Demikian pula, itsbat saja bukanlah penauhidan.

[Diringkas dari Kitab Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid karya Syaikh Shalih Al-Fauzan]

โ‡Fawaid Ayat (4)โ‡

โœดSurat An-Naba’ ayat 1 -40โœด

Beberapa Faidah Surat An Naba:

โฉSurat An-Naba’ memiliki tema-tema berikut ini:

โ˜‘Perbincangan seputar kabar yang besar yang tidak lain itu adalah AlQuran yg diturunkan kpd Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, dari ayat 1 hingga 5.

โ˜‘Bukti-bukti tentang kekuasaan Allah, ayat 6 hingga 16

โ˜‘Kedahsyatan Hari Akhirat , ayat 17 hingga 20

โ˜‘Balasan bagi orang-orang kafir yang mendustakan Alquran , ayat 21 hingga 30

โ˜‘Balasan bagi orang-orang yang beriman lagi bertaqwa, ayat 31 hingga 37

โ˜‘Perintah agar manusia memilih jalan yang benar kpd Allah , ayat 38-40

โฉSurat An-Naba adalah surat makki (diturunkan di mekkah)

โฉ Allah menjelaskan betapa banyak nikmat-nikmat Allah yang dilimpahkan kepada hamba-hambaNya

โฉTAGHUT adalah sebab utama dimasukkannya hamba ke dalam neraka. Makna Taghut sebagaimana disebutkan oleh ibnul Qayyim, adalah sesuatu yang melampaui batasannya, baik yg disembah selain Allah atau diikuti atau ditaati.

โฉBerlipatnya adzab bagi orang kafir

โฉTaqwa adalah sebab utama dimasukkannya hamba ke dalam surga

โฉApapun yang ada di dalam surga merupakan kenikmatan-kenikmatan yang baik dan luar biasa

โฉOrang-orang kafir berandai-andai agar menjadi tanah disebabkan keinginan mereka terlepas dari adzab Allah seperti hewan-hewan disaat hari kiamat dikatakan padanya untuk kembali menjadi tanah.

๐Ÿ“šSumber:
๐Ÿ“–Al Mukhtashor Fit Tafsir , terbitan Markaz Tafsir
๐Ÿ“Catatan Pelajaran Tafsir bersama Fadhilatusy syaikh Dr. Muhammad bin abdil aziz alkhudhoiri (dosen tafsir King Saud University)
—————————————-

๐ŸกRiyadh
๐Ÿ“†19 Dzulhijjah 1436/2 Oktober 2015

โœMohammad Affan Basyaib
S1 Pendidikan Ilmu AlQuran King Saud University Riyadh KSA

๐Ÿ“ฒ:@affan_basyaib
๐Ÿ’ป:affanbasyaib.wordpress.com

โœณFawaid Ayat (3)โœณ

โœดSurat AlBaqoroh ayat 6-24โœด

Beberapa Faidah dari surat Al-Baqoroh ayat 6-24 :

โฉ Bahwasannya siapa saja yang Allah kunci hatinya karena sebab pendustaan mereka kpd ayat2 Allah dan kedurhakaannya maka tidak akan bermanfaat ayat-ayat Allah yang sangat agung itu bagi mereka

โฉ Bahwasannya Allah memberikan waktu panjang kepada orang2 yang dzalim lg mendustakan itu bukan karena kelalaian Allah atau kelemahanNya atas mereka, akan tetapi agar bertambah dosa mereka sehingga balasan hukuman bagi mereka lebih besar dan dahsyat

โฉ Bahwasannya Allah azza wa jalla membiarkan orang2 munafiq pada keadaan mereka yg sangat membutuhkan bantuan dan kondisi pelik sebagai balasan
atas kemunafikannya dan penolakan mereka atas petunjuk Allah yg agung..

โฉ Diantara Dalil yang paling agung atas wajibnya mentauhidkan Allah dalam beribadah kpdNya adalah bahwasannya Allah adalah yang menciptakan kita dengan sebaik-baik ciptaan

โฉ Lemahnya manusia utk mendatangkan ayat atau surat yang semisal dengan alquran yang menunjukkan bahwa AlQuranul Karim itu diturunkan dari Allah yang Maha Mengetahui lagi MAha Bijaksana

๐Ÿ“šSumber : Al Mukhtashor Fit Tafsir

๐Ÿ“ขDiterbitkan oleh Markaz Tafsir liddirosatil quraniyyah

๐Ÿ“Dibawah Isyraf Fadhilatusy syaikh Prof Dr Abdurrahman bin Muadhoh AsySyihri
—————————————-
๐Ÿ  Riyadh
๐Ÿ“†28 DzulQadah 1436/ 12 september 2015

โœ Mohammad Affan Basyaib
S1 Pendidikan Ilmu AlQuran
King Saud University Riyadh KSA

๐Ÿ“ฒ: @affan_basyaib
๐Ÿ’ป; affanbasyaib.wordpress.com

โœดAQIDAHโœด

โœณUshul Tsalatsah (bag.2)โœณ

๐Ÿ“”Matan:

โ™ฆู‚ุงู„ ุงู„ุฅู…ุงู… ุงู„ุนู„ุงู…ุฉ ุงู„ู…ุฌุฏุฏ ู…ุญู…ุฏ ุจู† ุนุจุฏุงู„ูˆู‡ุงุจ ุนู† ุงู„ุฃุตูˆู„ ุงู„ุซู„ุงุซุฉ ูˆุฃุฏู„ุชู‡ุง ูู‚ุงู„:

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…
ุงุนู„ู… ุฑุญู…ูƒ ุงู„ู„ู‡ ุฃู†ู‡ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู†ุง ุชุนู„ู… ุฃุฑุจุน ู…ุณุงุฆู„:
ุงู„ุฃูˆู„ู‰: ุงู„ุนู„ู…ุŒ ูˆู‡ูˆ ู…ุนุฑูุฉ ุงู„ู„ู‡ุŒ ูˆู…ุนุฑูุฉ ู†ุจูŠู‡ุŒ ูˆู…ุนุฑูุฉ ุฏูŠู† ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุจุงู„ุฃุฏู„ุฉ.

๐Ÿ”ถ Berkata Penulis (yakni Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rahimahullah):

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Saudaraku, Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada anda.

Ketahuilah, bahwa WAJIB bagi kita untuk mendalami empat masalah, yaitu :

โœ…1.Ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalilnya.

๐Ÿ“ข Penjelasan Ringkas:

โฉPenulis Rahimahullah memulai kitabnya dengan membaca basmalah sebagai bentuk dari meneladani kitabullah yang setiap surat di dalamnya dimulai dengan basmalah, kecuali surat At-Taubah. Hal ini juga merupakan bentuk ittibaโ€™ beliau kepada sunnah Rasulullah โ€“shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-, dimana Rasulullah-shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- pada surat-surat yang beliau kirimkan kepada para raja dunia beliau memulai surat tersebut dengan ungkapan basmalah. Hal ini juga merupakan kebiasaan para ulama dari masa ke masa, semoga Alloh merahmati mereka semuanya.

โฉ Makna Ilmu adalah mengetahui petunjuk dengan dalilnya. Dan yang dimaksud ilmu disini adalah ilmu agama (Ilmu Syarโ€™i). Maka wajib bagi setiap muslim untuk memelajari ilmu yang dibutuhkan dalam menegakkan agamanya seperti landasan keimanan, puasa, sholat, dan hal-hal lain yang tidak akan sempurna suatu kewajiban dengan perkara itu maka wajib untuk dipelajari juga.

โฉ Dalil yang menunjukkan wajibnya menuntut ilmu adalah hadits dari Anas Bin Malik โ€“radhiyallahu โ€˜anhuโ€“ bahwa Rasulullah- Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda:
ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูุฑูŠุถุฉ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ุณู„ู…
โ€œ Menuntut Ilmu Itu Wajib Atas Setiap Muslim โ€œ. (Hadits ini diriwayatkan oleh imam Bukhari)

โฉSyaikh mengkhususkan tiga perkara ini karena ketiganya merupakan landasan utama yang mana Islam tidak akan tegak kecuali di atasnya. Dan seorang hamba akan ditanyai tentang tiga perkara ini dalam kuburnya kelak. Seorang manusia jika sudah mengetahui Rabbnya, Nabinya dan agamanya dengan dalil-dalil maka sempurnalah agamanya . Dalilnya adalah Hadits Imam Abu Dawud rahimahullah

ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุจูŽุฑูŽุงุกู ุจู’ู†ู ุนูŽุงุฒูุจู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฎูŽุฑูŽุฌู’ู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ููู‰ ุฌูŽู†ูŽุงุฒูŽุฉู ุฑูŽุฌูู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฃูŽู†ู’ุตูŽุงุฑู ููŽุงู†ู’ุชูŽู‡ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู ูˆูŽู„ูŽู…ูŽู‘ุง ูŠูู„ู’ุญูŽุฏู’ ููŽุฌูŽู„ูŽุณูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูˆูŽุฌูŽู„ูŽุณู’ู†ูŽุง ุญูŽูˆู’ู„ูŽู‡ู ูƒูŽุฃูŽู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุกููˆุณูู†ูŽุง ุงู„ุทูŽู‘ูŠู’ุฑู ูˆูŽููู‰ ูŠูŽุฏูู‡ู ุนููˆุฏูŒ ูŠูŽู†ู’ูƒูุชู ุจูู‡ู ููู‰ ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ููŽุฑูŽููŽุนูŽ ุฑูŽุฃู’ุณูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ : ุงุณู’ุชูŽุนููŠุฐููˆุง ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู…ูู†ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจู ุงู„ู’ู‚ูŽุจู’ุฑู. ู…ูŽุฑูŽู‘ุชูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽูˆู’ ุซูŽู„ุงูŽุซู‹ุง โ€“ ุฒูŽุงุฏูŽ ููู‰ ุญูŽุฏููŠุซู ุฌูŽุฑููŠุฑู ู‡ูŽุง ู‡ูู†ูŽุง โ€“ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ : ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูŠูŽุณู’ู…ูŽุนู ุฎูŽูู’ู‚ูŽ ู†ูุนูŽุงู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูุฐูŽุง ูˆูŽู„ูŽู‘ูˆู’ุง ู…ูุฏู’ุจูุฑููŠู†ูŽ ุญููŠู†ูŽ ูŠูู‚ูŽุงู„ู ู„ูŽู‡ู : ูŠูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูŽู†ู’ ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุฏููŠู†ููƒูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู†ูŽุจููŠูู‘ูƒูŽ. ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‡ูŽู†ูŽู‘ุงุฏูŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ูˆูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠู‡ู ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุงู†ู ููŽูŠูุฌู’ู„ูุณูŽุงู†ูู‡ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู ู„ูŽู‡ู : ู…ูŽู†ู’ ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ุฑูŽุจูู‘ู‰ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู. ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู ู„ูŽู‡ู : ู…ูŽุง ุฏููŠู†ููƒูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ุฏููŠู†ูู‰ ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ู. ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู ู„ูŽู‡ู : ู…ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุจูุนูุซูŽ ูููŠูƒูู…ู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ู‡ููˆูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…-. ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ุงูŽู†ู : ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูุฏู’ุฑููŠูƒูŽ ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู : ู‚ูŽุฑูŽุฃู’ุชู ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ููŽุขู…ูŽู†ู’ุชู ุจูู‡ู ูˆูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ู’ุชู. ุฒูŽุงุฏูŽ ููู‰ ุญูŽุฏููŠุซู ุฌูŽุฑููŠุฑู : ููŽุฐูŽู„ููƒูŽ ู‚ูŽูˆู’ู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽุฒูŽู‘ ูˆูŽุฌูŽู„ูŽู‘ (ูŠูุซูŽุจูู‘ุชู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง). ุงู„ุขูŠูŽุฉูŽโ€ฆ
Dari al-Baraโ€™ bin โ€˜Azib radhiyallahuโ€™anhu. Dia berkata: Suatu saat kami keluar bersama Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam untuk mengiringi jenazah salah seorang lelaki dari kaum Anshar. Ketika kami sampai di kubur dan jenazah itu telah dikuburkan maka Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pun duduk dan kami pun ikut duduk di sekitar beliau, dan seolah-olah saat itu di atas kami ada burung. Di tangan beliau ada sebilah tongkat kayu yang beliau pukul-pukulkan ke tanah lalu beliau mengangkat kepalanya ke langit seraya mengatakan, โ€œMintalah perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.โ€ Beliau mengucapkannya dua atau tiga kali. Di dalam hadits Jarir terdapat tambahan โ€œNah, di sinilah.โ€Dan beliau melanjutkan, โ€œSesungguhnya dia mampu mendengar suara sandal-sandal mereka saat mereka berbalik untuk pulang. Ketika itulah ditanyakan kepadanya, โ€˜Wahai orang ini, siapakah Rabbmu, apakah agamamu, dan siapa Nabimu?’โ€ Hannad berkata: Beliau mengatakan, โ€œDatanglah dua malaikat yang mendudukkannya lalu menanyakan kepadanya, โ€˜Siapa Rabbmuโ€™ lalu dia pun menjawab, โ€˜Rabbku adalah Allahโ€™. Lalu mereka berdua bertanya kepadanya, โ€˜Apa agamamuโ€™ dan dia pun menjawab, โ€˜Agamaku Islamโ€™. Lalu mereka kembali bertanya, โ€˜Siapakah lelaki ini yang telah diutus di tengah-tengah kalianโ€™. Maka dia menjawab, โ€˜Dia adalah Rasulullah -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-.โ€™ Lalu mereka berdua bertanya, โ€˜Ilmu apa yang kamu ketahui?โ€™ Maka dia menjawab, โ€˜Aku membaca Kitabullah, aku beriman dan membenarkannya.โ€™ Di dalam hadits Jarir terdapat tambahan, โ€œItulah maksud dari firman Allah โ€˜azza wa jalla (yang artinya), โ€˜Allah akan meneguhkan orang-orang yang beriman dst.โ€™โ€ฆโ€ (HR. Abu Dawud, dinyatakan sahih oleh al-Albani)

โฉ Mengenal Allah maksudnya adalah mengenal Allah dengan mempelajari ayat-ayat syarโ€™i yang tertuang dalam Al-Qurโ€™an dan Sunnah Rasulullah โ€“shallallohu โ€˜alaihi wa sallamโ€“ serta mempelajari tanda-tanda kebesaran Allah pada makhluk-Nya maka sebuah pengenalan berkonsekuensi untuk menerima semua syariat yang Allah turunkan dan menaatiNya, serta berhukum dengan syariatNya yang diturunkan kepada RasulNya Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

โฉ Mengenal Rasulullah โ€“shallallohu โ€˜alaihi wa sallamโ€“ adalah unsur pokok dalam agama ini, karena beliau adalah penyampai risalah dari Allah Taโ€™ ala. Pengenalan ini melazimkan seseorang agar menerima semua yang dibawa oleh Rasulullah โ€“shallallohu โ€˜alaihi wa sallamโ€“ dari Allah Taโ€™ala berupa hidayah dan agama yang benar

โฉ Islam memiliki 2 makna yaitu makna secara umum dan khusus. Islam bermakna Umum yaitu beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukannya, dan inilah agama para nabi. Allah -Subhanahu Wa Taโ€™ala- berfirman tentang Taurat dan Bani Israil
ูŠูŽุญู’ูƒูู…ู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ูˆู†ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุณู’ู„ูŽู…ููˆุง
โ€œyang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allahโ€ [Al-Maidah : 44]

โฉ Adapun makna Islam secara khusus adalah agama yang dengannya Allah Taโ€™ala mengutus Nabi-Nya Muhammad yang merupakan agama terakhir dan tidak diterima agama apapun selain Islam. Allah berfirman :

ูˆูŽู…ูŽู† ูŠูŽุจู’ุชูŽุบู ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ู ุฏููŠู†ุงู‹ ููŽู„ูŽู† ูŠูู‚ู’ุจูŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุงุณูุฑููŠู†ูŽ
โ€œBarangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugiโ€ (Ali-Imron ayat 85)

ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุฃูŽูƒู’ู…ูŽู„ู’ุชู ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฏููŠู†ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุชู’ู…ูŽู…ู’ุชู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู†ูุนู’ู…ูŽุชููŠ ูˆูŽุฑูŽุถููŠุชู ู„ูŽูƒูู…ู ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ูŽ ุฏููŠู†ุงู‹

โ€œPada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu niโ€™mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimuโ€ (Al-Maidah ayat 3)

โฉ Al-Adillah yaitu bentuk jamak dari dalil. Dalil artinya petunjuk untuk mencapai hal yang diinginkan. Dalil tersebut terbagi dua: samโ€™iy yaitu yang ditetapkan melalui wahyu dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah. Atau โ€˜aqly (argumentasi logis) yaitu yang diketahui melalui hasil penelitian dan pengamatan. Akan datang pembahasannya pada pertengahan kitab ini.

——————————————-
๐Ÿ  Riyadh
๐Ÿ“† 20 Dzulqadah1436/ 4 september 2015

โœ Mohammad Affan Basyaib
S1 pendidikan Ilmu Alquran
King Saud University Riyadh KSA

๐Ÿ“ฑ@affan_basyaib
๐Ÿ’ปaffanbasyaib.wordpress.com

โœณFawaid Ayat (2)โœณ

โœดSurat AlBaqoroh ayat 1-5โœด

Beberapa Faidah dari surat Al-Baqoroh ayat 1-5 :

โฉ Surat Al-Baqoroh adalah surat madaniyyah (diturunkan di madinah)

โฉ Dinamakan dengan Al-Baqoroh karena adanya kisah Baqoroh bani israil didalamnya View full article »

โ‡Fawaid Ayat (Surat Al-Fatihah)โ‡

Diantara Mutiara Faidah dari Surat Al-Fatihah:

โฉAllah membuka kitabnya dengan basmalah, untuk memberikan petunjuk kepada hamba-hambaNya agar memulai aktivitasnya baik perbuatan maupun perkataan dgnnya sebagai bentuk meminta taufiq dan pertolongan kepada Allah

โฉ Surat Al-Fatihah adalah surat yang teragung dalam alquran, karena terkandung didalamnya macam-macam tauhid dan jalan menuju kepadanya.

โฉ Pujian yang sempurna dan sanjungan yang lengkap tidaklah diberikan kecuali hanya kpd Allah karena Allah adalah Rabb semesta alam yang memelihara dengan kenikmatan yang Allah berikan dan mengatur semua urusan.

โฉSurat ini menunjukkan bahwasanya keimanan yang sempurna itu dengan memurnikan keimanan dan ketaatan yaitu mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah semata dan meminta pertolongan hanya kepadaNya tanpa memohon kepada selainNya..

โฉWajib bagi setiap muslim untuk menghindari jalan orang yahudi yang dimurkai dan jalan orang-orang nashrani yang sesat.

โ™ฆSumber : Al-Mukhtashor fit Tafsir

โ˜‘ Disusun oleh :
1. Ma’alisy syaikh Muhammad bin Muhammad Almukhtar Asysyinqithi
2. Fadhilatusy syaikh Prof.Dr zaid bin amr alaish (guru besar ilmu quran King Saud University)
3. Fadhilatusy syaikh Dr. Muhammad bin abdillah arrobi’ah (Dosen Kuliah Syariah Univ.Qasim)
4. Diikoreksi ulang oleh sejumlah ulama tafsir.

โ˜‘Dibawah Isyraf :
1. Fadhilatusy syaikh Prof Dr. Abdurrahman bin Muadhoh Asysyihri (guru besar ilmu tafsir King Saud University)
2. Fadhilatusy syaikh Dr. Musaid bin Sulaiman AthThayyar (Dosen Ilmu Tafsir King Saud University)

โ˜‘Diketuai oleh: Ma’alisy syaikh Shalih bin abdillah bin humaid (ketua majelis markaz tafsir liddirosatil quraniyyah)

——————————————
๐Ÿ  Riyadh, 10 Dzulqadah 1436H/ 25 Agustus 2015

โœMohammad Affan Basyaib
S1 Pendidikan Ilmu AlQuran
King Saud University Riyadh KSA

@affan_basyaib
affanbasyaib.wordpress.com

โ‡Sejenak Bersama Kitab Ushul Tsalatsah โ‡

โ™ป

โ™ฆKitab ini adalah salah satu karya Syaikh muhammad bin Abdil Wahhab Attamimi.

โ™ฆKitab ini adalah salah satu matan dari mutun aqidah yang mendapatkan perhatian besar dari para ulama setelahnya.

โ™ฆMengenai nama kitab ini para ulama berbeda pendapat, ada yang mengatakan alushul atstsalatsah dan ada yang mengatakan tsalatsatul ushul wa adillatuha.

โฉSyaikh Ali bin Khudhoir Alkhudhoir mengatakan ” nama kitab, penulis menamakannya dg alushul atstsalatsah” (alwijazah fi syarhi alushul atstsalatsah)

โฉAdapun syaikh abdurrahman bin qasim berkata di hasyiyahnya, ” hasyiyah tsalatsatil ushul”

โฉSyaikh Shalih bin Abdillah Al-Ushoimi mengatakan didalam kajian beliau, ” dan ini adl penjelasan kitab yang kedua dlm program muhimmatil ilmi di tahun yang kelima yaitu tsalatsatul ushul wa adillatuha”

โฉDan syaikh khalid almushlih berkata : โ€œRisalah ini dinamai dengan โ€œTsalatsatul Ushulโ€, ia terkenal dengan nama ini, atau dengan nama โ€œAl Ushul Ats Tsalatsahโ€.

โ™ฆKitab ini memiliki banyak syarah (penjelasan) dari para ulama, diantaranya yang terkenal:
๐Ÿ“š Syarah tsalatsatil ushul karya syaikh muhammad bin shaleh alutsaimin
๐Ÿ“š Syarah alushul atstsalatsah karya syaikh abdul aziz bin baz
๐Ÿ“š Hasyiyatu tsalatsatil ushul karya syaikh abdurrahman bin qasim
๐Ÿ“š Syarah alushul atstsalatsah karya syaikh abdurrahman albarrok
๐Ÿ“šAlwijazah fi syarhil ushul atstsalatsah karya syaikh ali bin khudhoir alkhudhoir

โ˜‘Kandungan kitab: kitab ini secara umum bisa dibagi menjadi 3 bagian;

โ–ถ Muqaddimah berisi 3 pembahasan
a. Pembahasan pertama tentang wajibnya empat masalah.
b.Pembahasan kedua tentang wajibnya tiga perkara.
c. Pembahasan ketiga tentang penjelasanย millah ibrohimย alaihis shalatu was salam.

โ–ถInti pembahasan berisi 3 pokok yaitu
a. Pokok pertama ttg mengenal Allah
b. Pokok kedua ttg mengenal Islam dengan dalilnya dan 3 tingkatannya
c. Pokok ketiga ttg mengenal rasulullah dg sirah singkat.

โ–ถ Penutup menyebutkan pembahasan (hari) akhir. Diantaranya iman kepada kebangkitan dan hisab, setelah itu pembahasan yang sangat penting, yaitu wajibnya kufur dengan thoghut disertai penyebutan makna danย kepala2nya. (Dikutip dari kitab alwijazah fi syarhil ushul atstsalatsah)

โœTerakhir, kitab ini sangat bagus utk dipelajari dan diulang2 oleh penuntut ilmu , karena kitab ini merupakan asas yg sangat penting utk diketahui.

๐Ÿ’ŸSemoga Allah memberikan kepada kita ilmu yang bermanfaat.

————————————– —————————————————–
๐Ÿ Riyadh, 10 DzulQadah 1436H / 25 Agustus 2015

โœ Mohammad Affan Basyaib
S1 Pendidikan Ilmu AlQuran
King Saud University Riyadh KSA

@affan_basyaib
affanbasyaib.wordpress.com

SYARAT-SYARAT YANG HARUS DIPENUHI OLEH PESERTA MUQOBALAH

Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pemohon beasiswa:

  1. Berkelakuan baik.
  2. Berjanji untuk mentaati semua Peraturan Universitas.
  3. Lulus tes kesehatan.
  4. Lulus tes yang diadakan oleh otoritas yang bersangkutan.
  5. Memiliki ijazah SMU atau yang setara dengannya dari dalam Saudi ataupun dari luar Saudi. View full article »